Sewa Vila di Bali, Turis Australia Ditipu Situs Booking Abal-abal

Share

WWW.K-TRAVEL.INFO | Masalah booking hotel online tidak hanya soal kendala teknis pemesanan kamar. Seorang turis asal Australia memesan vila di Bali dari situs booking abal-abal. Uang ribuan dolar pun melayang karena penipuan.

Kisah seorang turis Australia kepada The Sydney Morning Herald edisi 14 April 2013 bisa juga menjadi pelajaran untuk semua. Betapa kita harus waspada dengan situs booking online hotel yang tidak terkenal. Bisa jadi mereka adalah situs palsu yang berniat menipu.

Claudia Natoli girang bukan kepalang ketika menemukan vila empat kamar tidur dengan harga yang murah di Bali. Yang Claudia tidak sadar adalah, informasi tersebut dipasang dalam sebuah situs pemesanan hotel yang sebenarnya adalah scam.

Pelaku scam membuat semacam situs yang tampak menawarkan hotel murah. Mereka bahkan menjadi admin situs tersebut. Ketika Claudia menanyakan informasi lebih lanjut via email, mereka berpura-pura menjadi pemilik vila.

Tanpa curiga, Claudia lantas memesan vila untuk acara pernikahan. Bahkan para penipu ini pun menawarkan paket pernikahan juga.

Claudia tanpa sadar menjadi korban aksi penipuan bermodus booking hotel online. Modusnya berpura-pura menjadi hotel atau vila yang terdaftar di situs sungguhan macam TripAdvisor.

Saat korban tiba di lokasi, barulah mereka sadar booking mereka palsu. Uang hilang, mereka pun tak punya tempat untuk menginap. Badan urusan konsumen Victoria memperingatkan traveler untuk hati-hati dengan booking hotel online di luar negeri. Vila mewah di Bali sering dijadikan umpan.

Dalam kasus Claudia, dia menyetor uang USD 1.425 (Rp 13,8 juta). Uang itu rencananya untuk sewa vila dimana Claudia nanti akan menyelenggarakan pernikahannya. Ketika Claudia dan rombongan sampai di vila tersebut, mereka kaget karena ada kelompok turis Australia lain di vila itu.

“Itu jam 2 pagi, kami tersangkut di Bali dan tidak tahu harus tinggal dimana. Saya telepon pemilik vila dari nomor di pintu vila. Dia bahkan tidak tahu ada nama Claudia. Saya tunjukan email-email saya, dia bilang itu bukan email dari dia,” kata Claudia.

Lazada Indonesia

Mereka pun ditampung di rumah pemilik vila. Sang pemilik vila Guy Carlton sampai menghubungi kepolisian Inggris. Uang yang disetor korban dikirimkan ke Bank Barclays di London, Inggris.

“Susah banget ingin melaporkan penipuan jutaan dolar ini,” kata dia.

Tips : Pesan lah voucer anda di website yang memang sudah terbukti kebenaranya seperti agoda.com Ingin booking hotel di agoda tanpa ATM ? KLIK

sumber : detik.com

Lazada Indonesia

(573)

Share
4