Hal-hal yang Sebenarnya Terjadi di Bagian Lost and Found Bandara

Share

075022_lostfound

WWW.K-TRAVEL.INFO | Menyadari barang bawaan ada yang hilang saat traveling bukanlah hal yang menyenangkan. Pusat barang hilang di bandara (lost and found) jadi harapan terakhir menemukan barang hilang. Seperti apa sebenarnya keadaan di sana?

Seorang manajer dari pusat barang hilang milik maskapai Southwest Airlines, Robert Lehr berbagi kisah bekerja di bagian Lost and Found bandara. Dari Budget Travel, Senin (11/3/2013), inilah yang sebenarnya di dalam pusat barang hilang:

1. Banyaknya jumlah barang bisa membuat pusing

Barang yang hilang biasanya tidak sedikit dan harus dikelompokkan agar lebih mudah saat mencari. Ada dua kelompok besar, yaitu barang berharga dan barang biasa.

Barang berharga termasuk ponsel, tablet, laptop, perhiasan dan sejenisnya. Sedangkan barang biasa termasuk jaket, buku, kacamata, dan lainnya. Masing-masing barang sejenis dikelompokkan jadi satu. Bisa jadi ada ratusan tablet, puluhan laptop, dan banyak sekali ponsel yang tertinggal.

Begitu juga dengan jaket, kantong belanja dan lain-lain. Banyaknya benda yang menumpuk ini ternyata bisa juga membuat mereka pusing.

Lazada Indonesia

2. Ternyata, banyak barang hilang yang aneh!

Lazada Indonesia

Selain barang berharga, pihak pusat barang hilang juga sering menampung benda-benda yang tidak terduga. Menurut Robert, anehnya barang-barang yang hilang tergantung pada musim atau acara besar sedang berlangsung.

Seperti saat liburan Mardi Gras, akan banyak sekali topeng, kalung meriah dan kacamata bentuk aneh yang masuk ke dalam bagian barang hilang. Saat sedang pemilu, bahkan mereka pernah kedapatan boneka Obama.

Banyak pernak-pernik Disneyland juga yang sering mereka tampung. Namun menurut Robert, salah satu benda yang paling unik adalah ‘sombrero’. Topi khas Meksiko itu tidak hanya satu, namun banyak sekali yang hilang dan dikumpulkan di Lost and Found.

3. Bisa mengembalikan barang ke pemiliknya menimbulkan perasaan yang luar biasa

Tak ada yang lebih menyenangkan dari bertemu barang yang hilang. Beberapa benda mungkin tidak terlalu berharga, beberapa lainnya memiliki nilai yang tidak bisa digantikan dengan apapun.

Ketika bisa mengembalikan barang yang hilang kepada pemiliknya dan melihat bagaimana mereka begitu bersyukur, benar-benar perasaan puas yang luar biasa. Lehr pernah mengembalikan kamera yang berisi foto-foto bulan madu, ada juga yang berisi foto momen kelahiran anaknya.

Ada sekotak perhiasan milik seorang nenek yang berhasil ditemukan. Jika dihargai, perhiasan itu bisa bernilai hingga 18 ribu USD (Rp 171 juta). Namun karena perhiasan itu milik orangtuanya, tidak bisa dihargai dengan uang. Nenek itupun sangat bersyukur saat pihak pusat barang hilang bisa mengembalikan kepadanya.

“Mengembalikan barang ke mereka merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkap Lehr.

4. Inilah hal paling membahagiakan bagi kami

Berhasil mengembalikan barang ke pemiliknya merupakan kebahagiaan tersendiri. Namun ternyata, ada yang lebih mengharukan. Yaitu momen para pemilik merasa benar-benar besyukur telah bertemu kembali dengan barangnya yang sempat hilang.

“Berhasil mengembalikan barang ke pemilik dan melihat betapa bersyukur dan tidak percaya, benar-benar sesuatu yang membahagiakan,” ucap Lehr.

Pihak pusat barang hilang sering menerima ucapan, surat dan paket terima kasih atas barang yang telah dikembalikan. Lebih dari itu, mereka lebih senang bisa mengembalikan yang mungkin merupakan sesuatu berharga yang tidak bisa dibayar dengan apapun.

 

(295)

Share
2